Bahasa Mandarin Teman dari Luar Negeri


Sore aku ke Shitang (warung nasi) untuk makan malam. Saat makan berbincang-bincang dengan seorang china dan negara lain. Aku sempat kagum terhadap kawan dari negara lain tersebut karena bahasa Mandarin yang lebih fasih dari aku. Begitu mudah dipahami oleh orang china. Orang negara lain tersebut minta bantu sama orang china, karena ada matakuliah yang tidak lulus.  Selama ini dia banyak matakuliah yang sudah lulus semua dengan mencontek. Tapi untuk matakuliah yang tidak lulus ini, tidak berhasil padahal kawan-kawannya semua lulus.

Setelah selesai makan aku ke toko buah-buahan, disana berjumpa dengan kawan lain luar negeri. Dia menyapa dalam bahasa Arab, akupun membalasnya. Kami sering menggunakan bahasa Arab untuk yang aku tau saja. Tiba-tiba orang penjual buah berkata, bahasa Mandarin dari kawanku itu lebih bagus dan lancar dari aku. Aku sempat sedih mendengar dan membayangkan bahasa Mandarin ku tidak bagus, padahal perasaan aku lancar saja berkomunikasi saat membeli buah sebelumnya.

Ketika kawan luar negeri tersebut sudah tidak ada di toko buah tersebut, aku memberi tahu sama tukang jual buah tersebut bahwa kawan luar negeri tersebut sangat pintar dan dia mendapatkan beasiswa China. Terus penjual buah tau, kawan luar negeri tersebut punya pacar orang china dan sudah lama di Tongji.

Setelah itu aku beli beberapa buah Apel dan kembali ke Asrama.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s