Penggunaan Perintah-perintah Dasar Linux pada Geofisika (Bagian 1)


Beberapa waktu yang lalu Dr.rer.nat. Muksin, S.Si, M.Si,M.Phil mengajar beberapa perintah dasar linux pada matakuliah Topik-Topik Khusus Geofisika. Perintah-perintah dasar tersebut akan sering digunakan nanti pada pengoperasian aplikasi  Generic Mapping Tools (GMT), Seismic Handler (SH), TauP dan Seismic Code (SC).

Sebelum kita bahas perintah-perintah (Command Line) Linux, terlebih dahulu kita harus mengetahui sifat-sifat perintah linux, yaitu Case Sensitive, Dapat di gabungkan, Pembatasan hak akses dan Pola pemakaian perintah.

A. Case Sensitive
Perintah-perintah linux bersifat case sensitive, artinya membedakan pemakaian huruf besar dan kecil, sebagai contoh:

cp berbeda dengan Cp
mv berbeda dengan MV
rm berbeda dengan rM

Hampir semua perintah di Linux menggunakan huruf kecil dan sebagian besar merupakan kependekan kata-kata dari bahasa Inggris.

cp merupakan kependekan dari kata copy
mv merupakan kependekan dari kata move
rm merupakan kependekan dari kata remove

B. Dapat digabungkan
Sebagian besar perintah Linux dapat digabungkan atau dikelompokkan. Ada beberapa teknik penggabungan perintah.
Filter atau Filtering
Penggabungan perintah menggunakan simbol pipa ( | )

who | wc -l
ls -l | grep r-x | wc -l

Group atau Grouping
Penggabungan perintah menggunakan kurung “( )

(who | wc -l)
(ls -l | grep r-x | wc -l)

String atau Stringing
Penggabungan perintah menggunakan simbol “;

who ; w ; pwd
cat /etc/passwd ; whoami

Conditional atau conditionally
Penggabungan perintah menggunakan simbol “ || “ atau “ && “

ls *.txt && echo “File teks-nya ada”
ls *.JPG || echo “File JPG-nya tidak ada”

C. Pembatasan Akses
Ada perintah-perintah yang hanya dapat digunakan oleh root (admin/Super User) dan ada pula yang dapat digunakan oleh user biasa.

Sys Admin Commands
Perintah-perintah yang hanya dapat dijalankan oleh root

fdisk
useradd
chown

User Commands
Perintah-perintah yang dapat dijalankan oleh user biasa.

ls
whoami
pwd

D. Pola Pemakaian Perintah.
Sebagian perintah Linux tidak memerlukan option atau argumen lain. Namun ada pula perintah yang memiliki option atau harus diketikkan dengan argumen tertentu. Umumnya option perintah berupa abjad atau kata yang diawali dengan simbol “ – “ atau “ — “. Pola penulisannya perintah dapat gambarkan sebagai berikut

perintah [OPTION] …[ARGUMEN]..

ls -al
uname –version

Hampir setiap perintah dilengkapi dengan manual atau dokumentasi yang berisi penjelasan fungsi,cara pemakaian, dan daftar option yang disediakan oleh perintah tersebut. Untuk melihat dokumentasi suatu perintah gunakan utilitas man. Pola pemakaiannya sebagai berikut:

man perintah

Jika ingin melihat dokumentasi perintah ls ketikkan saja

man ls

perintah00-man-ls

Sesudah mengetahui sifat-sifat perintah linux, sekarang kita akan langsung menjalankan beberapa perintah dasar di terminal Linux.

1. Menampilkan daftar file
Untuk menampilkan daftar file atau isi direktori gunakan perintah ls

mphysics@mphysics-Aspire-4720Z:~$ ls

perintah1

mphysics@mphysics-Aspire-4720Z:~$ls -l

perintah2

mphysics@mphysics-Aspire-4720Z:~$ls -la

perintah02-lsa

Membuat file teks
Linux menyediakan segudang utilitas untuk keperluan membuat file teks. Beberapa diantaranya OpenOffice, gedit, Kword, vim, emacs,latex dan lain-lain. Jika kita ingin membuat file teks dan tidak ingin memodifikasi apalagi menformat isinya, perintah cat dapat digunakan dengan penambahan argumen “>” atau “>>”. Sebagai contoh, untuk membuat sebuah file bernama belajar.txt, gunakan perintah :

cat > belajar.txt
Topik-Topik Khusus Geofisika
Program Magister Fisika
Universitas Syiah Kuala

Isi file dapat diketikkan langsung baris demi baris. Setiap ingin pindah ke baris berikutnya, tekan saja tombol Enter. Jika ingin mengakhiri dan keluar dari utilitas cat, tekan kombinasi tombol Ctrl+D

perintah03-cat

Perhatikan ukuran file yang barus di buat dengan perintah ls -l belajar.txt

perintah04-ls-file

Untuk baca isi file belajar.txt gunakan perintah cat belajar.txt

perintah05-cat-file

Untuk membaca isi file, bisa juga menggunakan perintah  more belajar.txt atau less belajar.txt

perintah06-more

Untuk perintah less belajar.txt seperti gambar di bawah ini.

perintah07-less

Untuk keluar dari perintah less, tekan tombol q.

Perintah-perintah dasar linux, sementara ini saja dulu ya..silahkan di coba-coba dan ulang-ulang sehingga bisa terhafal🙂

2 thoughts on “Penggunaan Perintah-perintah Dasar Linux pada Geofisika (Bagian 1)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s